Walau Cinta Mati pada Atletico, Fernando Torres Tinggalkan Posisi Pelatih Tim B

AgenBolaBonus.com – Fernando Torres tinggalkan perannya sebagai salah satu pelatih Atletico Madrid B karena ‘alasan pribadi’.

Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola di klub Jepang, Sagan Tosu, mantan bintang Liverpool dan Chelsea itu kembali ke Atletico dan menjadi salah satu pelatih tim B. Namun sejumlah laporan yang berkembang di Spanyol menyebutkan, Torres yang kini berusia 36 tahun itu meminta ijin untuk cuti sementara waktu.

Menurut laporan Dario AS yang dilansir The Sun, Torres meminta cuti karena alasan pribadi. Padahal, ia baru menduduki jabatan tersebut pada bulan lalu, di saat ia tengah berusaha dapatkan lencana pelatih dari UEFA.

Fernando Torres belum lama ini tampil memamerkan fisik barunya yang besar dan berotot, yang justru didapatnya setelah hari-harinya sebagai pemain sepak bola telah berakhir.

Tim Atletico B sendiri diasuh Jose Ignacio ‘Nacho’ Fernandez, dan hanya berhasil bukukan dua kemenangan di kompetisi tier ketiga musim ini. Sementara Torres, dikenal sebagai legenda klub tersebut di mana ia pernah menghabiskan masa mudanya dan tahun-tahun awal karirnya sebagai pesepak bola.

Dia kemudian gabung Liverpool pada tahun 2007 di bawah asuhan Rafa Benitez, dan cukup sukses karena performanya di lapangan. Ia bahkan menjadi pemain tercepat Liverpool yang sukses bukukan 50 gol liga dan salah satu penyerang terbaik dunia selama beberapa musim.

Namun, secara mengejutkan Fernando Torres kemudian pindah ke Chelsea pada tahun 2011, dan gagal tunjukkan level permainan papan atas di Stamford Bridge. Hingga akhirnya ia kembali ke Atletico dengan status pinjaman dari Milan, sebelum membuat transfernya itu menjadi permanen di tahun 2016.

Torres kemudian menutup karirnya sebagai pemain sepak bola di klub Jelang, Sagan Tosu, sebelum akhirnya gantung sepatu dua tahun lalu. Torres tercatat sudah bukukan 38 gol dalam 110 pertandingan Timnas Spanyol yang dibelanya. Ia juga pernah membantu La Roja menyabet gelar juara Piala Dunia, di samping Piala Eropa 2008 dan 2012.

Ia kemudian tetap berada di klub terakhirnya itu walau sudah pensiun dan punya beberapa rencana lebih besar. Pemain yang dijuluki El Nino itu kemudian terus membantu Sagan Tosu dari belakang layar, dan berambisi mengawali karirnya sebagai pelatih.

Saat itu, Fernando Torres ikuti latihan manajemen olahraga untuk tetap mengikuti metode terbaru dalam mengelola pertandingan dan para pemain. Ia bahkan kemudian diangkat sebagai Presiden Kehormatan Sagan Tosu.

Namun, Torres mengaku masih mencintai klub masa kecilnya, Atletico Madrid, dan ingin melatih Los Rojiblancos di masa datang. Raksasa La Liga tersebut sejauh ini cukup sukses bersama Diego Simeone, dan Torres membuka peluang dirinya merintis karir sebagai pelatih di tim B klub tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *