Hasil Liga Italia: Inter Buktikan Lebih Layak Juara Serie A Tadi Malam Daripada AC Milan

AgenBolaBonus.com – Inter secara kejam menghabisi AC Milan bukan dengan satu, bukan dua, tapi tiga gol sekaligus dalam Derby Milano hari Minggu malam (21/2), yang memberi keunggulan Nerazzurri empat poin di atas Rossoneri dalam perebutan Scudetto yang tersisa 15 pekan lagi.

Ramalan para pengamat bahwa Inter akan mendapatkan keuntungan libur selama satu minggu sejak pertandingan terkininya melawan Lazio pada 15 Februari 2021 terbukti benar. Hasil imbang AC Milan 2-2 melawan Red Star Belgrade di ajang Liga Europa pada Jumat dinihari (19/2) membuat kaki-kaki para pemain Stefano Pioli kelelahan, kalah dalam perlombaan lari. Hal ini terlihat jelas untuk gol pertama oleh Lautaro Martinez dan gol ketiga oleh Romelu Lukaku.

Duet Lautaro-Lukaku yang disebut-sebut sebagai pasang paling mematikan di muka bumi terbukti terlalu berat untuk ditanggung oleh AC Milan. Pada menit kelima Romelu Lukaku berlari masuk ke dalam kotak penalti dan memiliki peluang untuk mencetak gol atas namanya. Tapi striker Belgia itu menyisihkan egonya dan memilih mengumpan kepada Lautaro Martinez guna menjadi gol pertama Inter.

Nerazzurri sudah memiliki 57 gol atas nama mereka sejauh musim 2020/21 ini, terbanyak nomor dua dalam soal produktifitas gol dari lima liga elit Eropa. Catatan 57 gol itu masih kalah banyak daripada Bayern Munchen (62) di Liga Jerman dan sama banyaknya dengan PSG (57) di Liga Perancis. Namun perlu diingat bahwa posisi Inter di Serie A tidaklah sedominan Die Roten dan PSG di liga mereka masing-masing, selain fakta bahwa Liga Italia masih penuh dengan tim yang memiliki filosofi kunci pintu (catenaccio).

Lari Kencang Awal Terjadinya Gol Gol Kejam Inter 

Gol pertama Inter yang menentukan hasil derby semalam datang dari sundulan kepala Lautaro Martinez, assist oleh Romelu Lukaku. Gol itu tidak akan terjadi dengan mudah tanpa peran sang striker Belgia. Mantan pemain Everton dan Manchester United itu masuk sampai ke kotak penalti dan memiliki peluang emas untuk mencetak gol atas namanya sendiri, hanya tinggal menaklukkan Gianluigi Donnarumma. Tapi Lukaku memilih untuk mengoper bola datar ke arah sang bintang Argentina. Gagal karena diblok Simon Kjaer, tapi Lukaku berputar menjemput bola dan melayangkan si bundar ke tiang jauh.

Gol kedua terjadi oleh kerjasama tim dan gerakan lari yang membingungkan anak-anak Stefano Pioli. Umpan datang dari sisi kanan sampai ke Christian Eriksen, yang sebelum memasuki kotak penalti mengumpan ke Ivan Perisic. Dari dekat garis akhir ia mengirim umpan tarik dan diselesaikan dengan tendangan first-time sang bintang Argentina. Seluruhnya dalam kecepatan tinggi satu sama lain.

Sementara itu gol ketiga Nerazzurri diawali oleh umpan lambung dari Perisic dari sisi kiri lapangan ke Lukaku di bagian tengah lapangan, yang kemudian mengambil semua tanggung jawab untuk memastikan tiga poin. Sang pemain Belgia berlari kencang, mengalahkan pengawalan dari Alessio Romagnoli dan Frank Kessie untuk menembak ke sudut kanan bawah gawang Donnarumma.

Stefano Pioli coba menyelamatkan nasib Milan dengan memasukkan kaki-kaki segar Rafael Leao, Souahilo Meite dan Samu Castillejo pada periode menit 67 dan 75, tapi gagal mengubah skor.

Tidak ada gol lagi setelah itu meski ada peluang emas dari Kessie dan Ante Rebic pada menit-menit akhir laga. Hasil Liga Italia di San Siro pada Minggu malam (21/2) usai dengan skor 0-3 untuk kemenangan Inter. Romelu Lukaku naik sendirian ke puncak klasemen top skor Serie A dengan 17 gol, sementara Lautaro kini memiliki 13 gol, sama banyaknya dengan Luis Muriel (Atalanta).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *