Munculnya wacana membentuk kompetisi kontinental baru untuk klub-klub raksasa Eropa ditanggapi sinis oleh Neville

Legenda Manchester United dan Inggris Gary Neville menentang ide pengguliran Liga Super Eropa, bahkan ia mengkritik klub-klub yang telah mendaftar untuk kompetisi baru itu.

 

 

AgenBolaBonus.com – Neville menyatakan bahwa pihak-pihak yang telah menandatangani proposal tersebut harus dihukum dengan pengurangan poin.

Reaksi Neville itu muncul setelah otoritas seperti Liga Primer Inggris dan UEFA mengutuk komplotan rahasia yang berusaha menggulirkan Liga Super Eropa.

Apa Yang Dikatakan Neville?
Berbicara di Sky Sports, Neville menyatakan: “Saya tidak menentang modernisasi kompetisi sepakbola, tetapi mengajukan proposal di tengah Covid adalah skandal mutlak. United dan enam klub besar lainnya yang telah mendaftar harusnya malu pada diri mereka sendiri.

“Apakah Arsenal ikut? Mereka baru saja bermain imbang dengan Fulham. Enam klub Inggris [yang ikut] seharusnya mendapat pengurangan poin musim ini. Ini benar-benar lelucon.

“Ini terkutuk dan memang demikian adanya. Saya adalah penggemar Man Utd dan telah berusia 40 tahun. Saya muak dengan Manchester United dan Liverpool.

“Liverpool, mereka berpura-pura [dengan slogan] ‘You’ll Never Walk Alone’, klub rakyat, klubnya para suporter. Sedangkan Man Utd, mereka 100 tahun didirikan oleh para pekerja di sekitar sini tapi berusaha masuk ke liga yang tanpa persaingan, sehingga mereka takkan terdegradasi.

“Kita harus merebut kembali kekuatan di negara ini dari klub-klub di puncak liga ini – dan itu termasuk klub saya. Saya telah menyerukan selama 12 bulan terakhir sebagai bagian dari grup regulator independen untuk memeriksa ini sekaligus menghentikan ini terjadi.

“Itu adalah keserakahan murni. Mereka penipu,” lanjut Neville. “Mereka tidak ada hubungannya dengan sepakbola di negara ini. Ada 100 tahun sejarah di negara ini dari para suporter yang pernah hidup dan mencintai klub-klub ini, dan mereka membutuhkan perlindungan.

“Saya tidak menentang uang dalam sepakbola. Tapi harus ada prinsip dan etos persaingan yang sehat dan hak untuk berkompetisi, sehingga [klub seperti] Leicester bisa memenangkan liga, pergi ke Liga Champions… Man Utd [musim ini] tidak di Liga Champions, Arsenal tidak di Liga Champions – mereka adalah klub sepakbola yang sekarang berantakan.

“Kurangi poin mereka semua besok, tempatkan mereka di bagian bawah liga dan ambil uang dari mereka. Anda harus tegas soal ini. Ini kriminal. Ini tindakan kriminal terhadap suporter sepakbola di negeri ini, jangan salah. Ini adalah olahraga terbesar di dunia, olahraga terbesar di negeri ini dan [upaya itu] merupakan tindakan kriminal, sesederhana itu.”

“Mereka cuma pedagang botol. Anda tidak pernah mendengar kabar dari pemilik klub-klub ini. Mereka tidak punya suara. Mereka mungkin akan bersembunyi dalam beberapa minggu dan mengatakan itu tidak ada hubungannya dengan mereka. Di tengah pandemi, krisis ekonomi, klub sepakbola di level Liga Nasional bangkrut, pemain cuti, klub di ujung tanduk di League One dan Two, dan sekelompok orang ini bertemu lewat Zoom untuk memisahkan diri dan menciptakan lebih banyak keserakahan.”

Kontroversi Liga Super Eropa

Seperti dilaporkan The Times, terdapat klub-klub top Eropa yang ingin agar Liga Super Eropa digelar mulai musim 2023/24.

Enam tim big six Liga Primer Inggris — Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur — adalah sebagian klub-klub top Eropa yang menggagas kompetisi ini. Namun, klub-klub dari Prancis dan Jerman dikabarkan menolak proyek ini.

Soal detail format masih belum dijelaskan secara rinci. Namun menurut kabar yang beredar sebelumnya, Liga Super Eropa akan melibatkan 20 tim dalam sebuah format liga (kandang-tandang). Menariknya, 15 dari 20 tim tersebut adalah anggota permanen kompetisi ini dan imun terhadap degradasi. Adapun lima tim tersisa akan dirotasi tergantung performa.

Selain itu, ESPN mengabarkan, bank JP Morgan akan menanggung kompetisi ini dengan kucuran investasi sebesar $6 miliar (sekitar Rp87 triliun) agar Liga Super Eropa bisa berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *