Cerita Penyesalan Moise Kean Tinggalkan Juventus & Rindu Klub Ini Dilatih Massimiliano Allegri

Moise Kean tak bisa menutupi perasaannya bahwa kecintaannya pada Juventus terlalu besar dan dia ingin kembali dipoles Massimiliano Allegri di Turin.

AgenBolaBonus.com – Moise Kean mengaku menyesal telah memutus romantisme dia dengan Juventus pada 2019 lalu, namun dia tidak menutup peluang untuk kembali ke Allianz Stadium suatu saat.

Penyerang 21 tahun itu, yang merupakan jebolan akademi Juve, meninggalkan tanah kelahiran untuk memperkuat Everton setelah melejit dalam 21 laga bagi sang juara bertahan Serie A Italia.

Persaingan sengit untuk merebut tempat di tim utama Everton membuat dia jarang mendapatkan kesempatan tampil dan ujung-ujungnya dia dipinjamkan ke Paris Saint-Germain. Tapi hati Kean tak pernah bohong bahwa dia selalu mencintai Juve.

Kean bilang apa?

“Saya memiliki banyak pelatih penting di Juve, termasuk Fabio Grosso di tim muda dan [Massimiliano] Allegri, yang menaruh kepercayaan pada saya kendati faktanya saya sedikit labil saat itu. Dia membiarkan saya bermain, dia tetap yakin pada saya. Saya akan selalu bersyukur,” kata Kean kepada Gazzetta dello Sport ketika ditanya soal pengalaman dia di Juve.

“Saya benar-benar menyukai Allegri. Dia punya candaan untuk Anda, dan Anda akan tertawa, tapi kemudian memikirkan tentang itu dan menyadari bahwa dia berusaha untuk memberitahu Anda sesuatu yang penting. Dia sangat membantu saya,” lanjutnya.

“Saya akan jujur, saya sedikit menyesal meninggalkan Juve. Saya tumbuh di sana, saya tidak tahu di mana saya akan berada sekarang tanpa klub ini. Lalu, saya menyadari ini adalah kehidupan pesepakbola dan kita harus menerimanya. Juve akan selalu ada di hati saya,” tegasnya.

Mungkinkah Kean pulang ke Juve?

Pemain internasional Italia ini telah menemukan kembali penampilan terbaiknya sejak berseragam PSG, yang meminjamnya semusim penuh.

Dia telah mengepak 16 gol bagi raksasa Ligue 1 Prancis itu dan memantik ragam spekulasi mengenai masa depannya.

Masih perlu dicermati lebih jauh apakah PSG akan mengajukan kesepakatan kontrak permanen atau Everton berpikir ulang untuk memulangkannya agar sang ‘prospek panas’ kembali ke dalam rencana pelatih Carlo Ancelotti.

Kepulangan ke Juve juga tidak mustahil. Kean tidak menutup pintu untuk hal ini.

“Saya tidak tahu. Saya akan menikmati semi-final Liga Champions, lalu kita lihat saja. Tidak seorang pun tahu apa yang akan terjadi esok,” tambahnya, saat disinggung soal periode kedua di Juve.

“Saya tumbuh berkembang dan menghabiskan banyak waktu dengan orang-orang yang lebih tua dari saya, yang punya keluarga dan menetap. Jadi saya butuh bertindak lebih seperti mereka,” katanya lagi.

“Saya meninggalkan rumah usia 13 tahun untuk tinggal di akademi Juve. Itu adalah hari tersedih saya, meninggalkan ibu, saudara dan teman-teman saya, tapi saya tahu bahwa saya pergi karena satu alasan, demi mengubah hidup saya. Saya harus melakukan itu dan saya pun berhasil melakukannya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *