Nasib Zinedine Zidane di Real Madrid Kembali di Ujung Tanduk

AgenBolaBonus.com – Real Madrid disingkirkan Chelsea di semi-final Liga Champions. Nasib sang pelatih, Zinedine Zidane, pun kembali di ujung tanduk.

Rumor mengenai bakal hengkangnya pelatih asal Prancis itu kembali terdengar usai El Real dipermalukan The Blues. Apalagi, Zidane pun mengaku tetap tak tahu bagaimana masa depannya di klub raksasa La Liga tersebut.

Dia masih terikat kontrak yang diharapkan pihak klub akan dituntaskannya. Namun, Zidane membuatnya menjadi tak jelas, lagi dan lagi.

Setelah kalah dari Chelsea, Zidane kembali ungkapkan pernyataan yang sama saat ditanya, apakah dia akan berada di bench skuad Real Madrid saat mereka kembali memperjuangkan gelar Liga Champions musim depan.

“Saya yakin mereka akan memperjuangkan gelar Liga Champions, tapi saya tidak, saya hanya ingin pikirkan liga sekarang. Setelah itu, kita lihat saja nanti,” tegas Zidane, seperti dilansir AS.

Pernyataan itu terus-menerus diulang secara konstan dalam beberapa bulan terakhir. Tak satupun yang memunculkan optimisme bahwa ia akan lanjutkan kepemimpinannya di skuad Los Blancos.

Hal ini pula yang telah memunculkan desas-desus di ruang ganti maupun kantor klub bahwa Zidane bisa meninggalkan posisinya di Real Madrid, seperti yang pernah ia lakukan pada tahun 2018. Kali ini, Zidane akan melenggang pergi tanpa satupun gelar di tangan.

Pada kenyataannya, barangkali ini musim yang paling sulit bagi Zidane. Beberapa kali dia tampal marah dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada 5 Februari 2021, setelah ia sembuh dari sakit. “Katakan pada saya, ‘kami ingin menggantimu,” ujar Zidane ketika itu.

Saat jalani masa karantina di rumah, Zidane rupanya telah membaca opini negatif mengenai timnya, dan para pemainnya akhirnya membuat Zidane kehilangan kesabaran. Lalu, Madrid tersingkir dari ajang Copa del Rey di laga melawan Alcoyano, kandas di Piala Super Spanyol, diragukan bisa mengamankan trofi La Liga, dan yang paling terbaru, disingkirkan Chelsea di Liga Champions.

Selama pekan-pekan itu pula, pihak Real Madrid selalu mengulang pernyataan yang sama kepada Zidane: penuh kepercayaan diri hingga akhir musim, yang akan menjadi ajang pembuktian. Namun, ia tampak sakit hati karena kritik yang terus-menerus dilancarkan kepadanya hampir setiap hari.

Di laga melawan Chelsea, Zidane mengakhiri perjuangannya dengan sangat emosional. Kekalahan itu memang bukan kemunduran pertama yang dialaminya sejak dia kembali menjadi pelatih Los Blancos, tapi menjadi kekalahan terberat, karena beberapa waktu sebelumnya dia sudah merasa rendah diri di depan lawannya tersebut.

Semua pemain maupun staf pelatih sepakat bahwa Chelsea memang lebih unggul di dua laga semi-final ini. Namun rendah diri tersebut, plus beberapa alasan lainnya, telah membanjiri benak Zidane.

Kini, hanya dia yang tahu masa depan di Real Madrid, meskipun banyak orang di Bernabeu mulai mengkhawatirkan hal yang terburuk. Para pemain – pihak yang paling mengenalnya karena mereka terus bersama Zidane setiap hari, menjadi pihak pertama mulai merasakan El Real akan menyongsong masa depan tanpa pelatih kelahiran Marseille itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *