Atalanta 1-2 Juventus: Andrea Pirlo Obati Musim Buruk Dengan Juara Coppa Italia

Pasukan Bianconeri berhasil mengobati musim mereka yang penuh kemalangan denga satu trofi di penghujung musim.

 

 

AgenBolaBonus.com – Laga yand digelar di Mapei Stadium Kamis (20/5) WIB ini akan menjadi final Piala Italia kedua Atalanta dalam tiga tahun, sementara Juventus keluar sebagai runner-up musim lalu, pun juga Atalanta di dua musim sebelumnya. Kali iini, Juve tidak melewatkan kesempatan untuk meraih trofi demi menyelamatkan sebuah musim yang buruk di Turin.

Mengincar kejayaan Piala Italia kedua mereka, Atalanta langsung tancap gas lewat dua peluang emas. Di menit ketiga Duvan Zapata berlari dari kiri dan mengirim bola ke kaki Jose Palomino, namun tembakannya masih bisa dihalau kaki Gianluigi Buffon. Dua menit kemudia giliran sang pemberi umpan yang beraksi. Mengontrol umpan silang ciamik Robin Gosens, Zapata terlalu kuat buat Chielini namun tembakannya masih melebar di samping gawang.

Lagi-lagi Zapata merangsek dari sayap kiri, tembakannya dari sudut sempit masih bisa dihalau Buffon di menit ke-18.

Laga berjalan hampir setengah jam, Bianconeri belum bisa merebut kontrol dari tangan La Dea, tendangan rendah Remo Freuler di menit ke-25 masih melebar di depan gawang Buffon. Dua menit berselang Atalanta mendapat tendangan bebas di posisi berbahaya setelah Pessina dijatuhkan Chiellini.

Terus digempur, anak asuh Andrea Pirlo justru unggul lebih dulu di menit ke-31. Tekel Juan Cuadrado membawa bola ke kaki Dejan Kulusevski, ia lalu mengumpan bola kepada Cristiano Ronaldo yang ditekel Cristian Romero, bola bergulir lagi ke kaki Kulusevski dan tendangan melengkung mantan penyerang Atalanta itu membuat Pierluigi Gollini mati langkah. Pemain Atalanta terlihat melayangkan protes karena menilai tekel Cuadrado merupakan pelanggaran, namun wasit bergeming.

Keunggulan Juve bertahan 10 menit saja. Hans Hateboer mengumpan bola ke Ruslan Malinovskyi yang mendapat banyak ruang di luar kotak penalti. Gelandang Ukraina itu lalu melakukan tendangan kaki kiri dengan keras, melewati penjagaan Buffon, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua diawali dengan blok impresif Matthijs De Ligt. Bek Belanda itu berhasil menghalau sepakan Romero di menit ke-52 yang menerima bola muntah di muka gawang. Enam menit kemudian, Gollini melakukan penyelamatan dari tembakan jarak dekat Kulusevski.

Tak lama, Federico Chiesa tampak akan mengembalikan keunggulan Bianconeri usai menerima backheel cantik Ronaldo di muka gawang, namun tembakannya masih mengenai tiang Atalanta di menit ke-60.

Chiesa membayar kesalahannya tepat sebelum diganti Paulo Dybala dengan mencetak gol ke gawang anak asuh Gasperini di menit ke-73. Memotong ke dalam dari sisi kiri, ia berkombinasi satu-dua dengan Kulusevski untuk lolos dari bek Atalanta. Ia lalu menyelesaikan bola dengan tenang untuk membawa Juve kembali unggul.

Atalanta tampak semakin tidak tenang di menit ke-87 saat Illicic dan Danilo bertabrakan di luar kotak penalti Juve. Illicic dianggap melanggar, membuat De Roon frustrasi dan protesnya diganjar kartu kuning. Rafael Toloi bahkan mendapat kartu merah dari bangku cadangan karena diduga melakukan protes keras.

Skor bertahan hingga peluit panjang ditiup, yang berarti Ronaldo cs berhasil mempersembahkan Piala Italia ke-14 bagi Sang Nyonya Tua. Setelah gagal mempertahankan dinasti Serie A mereka dari Internazionale dan duduk di peringkat kelima di Serie A, mereka bahkan terancam tak lolos ke Liga Champions. Hasil ini diharapkan bisa menjadi pelipur lara musim Bianconeri yang penuh kemalangan. Sementara ini menjadi kekalahan kedua Atalanta dalam tiga tahun di final Piala Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *