Unai Emery Tuai Pujian dari Pemain yang Diabaikan Arteta

AgenBolaBonus.com – Matteo Guendouzi memberikan penghormatan kepada Unai Emery. Selain itu, memujinya sebagai seorang pelatih sepak bola yang unik.

Pelatih asal Spanyol tersebut pernah menangani klub sepak bola asal London Utara, namun ia harus puas terdepak dari Emirates Stadium pada November 2019 karena dianggap telah gagal mengangkat performa Arsenal.

Unai Emery pun memang sempat menganggur beberapa bulan paska tak melatih Arsenal. Akan tetapi, Villarreal pada Juli 2020 memutuskan untuk memakai jasanya sebagai juru taktik. Hasilnya ia sukses membawa klub berjuluk Kapal Selam Kuning memenangkan trofi Liga Europa 2020/21 setelah mengalahkan Manchester United di final lewat drama adu penalti.

Bagi Villarreal, itu merupakan trofi pertama mereka di pentas Liga Europa. Sedangkan untuk sang pelatih menjadi yang keempat di mana tiga di antaranya berhasil ia raih ketika menangani klub Liga Spanyol lainnya yakni Sevilla.
Sukses membuat sejarah bersama Villarreal pada musim ini, Unai Emery langsung diganjar pujian dari Matteo Guendouzi.

Menulis di akun Twitter, Matteo Guendouzi menyebutkan Villarreal bersama pelatihnya menjalani perjalanan yang luar biasa. Menurutnya, dia pelatih yang cerdas dan elegan. Baginya, sang pelatih sudah membuat mimpi menjadi kenyataan untuk klub yang ditanganinya.

Menurut Matteo Guendouzi, Unai Emery telah berhasil sebagai pelatih sepak bola di Villarreal. Pasalnya, benar-benar mengetahui bagaimana caranya memenangkan sebuah trofi. Selain itu, ia menilainya sebagai juru taktik yang unik.

Sebagai informasi, ketika pelatih asal Spanyol berada di Arsenal sang pemain kerap mendapatkan menit bermainnya secara reguler di tim utama The Gunners. Namun, setelah ia terdepak dan klub memutuskan Mikel Arteta menangani tim dirinya minim mendapatkan kesempatan bermain karena sikapnya yang juga kurang bagus.

Sementara itu, Unai Emery menjadi pelatih pertama yang berhasil memenangkan empat trofi Liga Europa sejak ajang ini bernama UEFA Cup. Tak hanya itu saja, tetapi berhasil melewati catatan pelatih legendaris Italia, Giovanni Trapattoni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *